LAPORAN PERCOBAAN 2
“PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM OKSALAT"
Disusun Oleh :
RIZKI FITRA PRATAMA (A1C118012)
DOSEN PENGAMPU :
Dr. Drs.SYAMSURIZAL,M.Si.
PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN
ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2020
VII. Data Pengamatan
|
No |
PERLAKUAN |
PENGAMATAN |
|
1. |
Diukur 260 ml HNO3 65% dan ditimbang 50 gram
glukosa lalu dicampurkan ke dalam labu sambil di aduk |
Pada awalnya
saat proses pencampuran berwarna putih keruh |
|
2. |
Campuran larutan dipanaskan |
Terjadi
perubahan warna menjadi sedikit kuning dan padatan glukosa larut |
|
3. |
Pemanasan lebih lanjut |
Berubah warna
menjadi coklat dan berangsur-angsur semakin pekat dan ada gas yang keluar |
|
4. |
Setelah gas sudah keluar dilakukan pengadukan selama 1 jam sambil masih
dipanaskan |
Warna campuran menjadi sedikit orange keruh |
|
5. |
Dilakukan
pemanasan lebih lanjut lagi |
Warna larutan
menjadi sedikit kuning lalu muncul
gelembung-gelembung dan gas yang berwarna coklat |
|
6. |
Setelah gas sudah
hilang hotplate dimatikan |
Diperoleh endapan yang berwarna kuning |
|
7. |
Didinginkan pada
wadah berisi air es kemudian disaring |
Didapat dua produk yang berbeda yaitu asam oksalat
murni di kiri dan produk samping yang dimurnikan di kanan. |
VIII. Pembahasan
Pada percobaan ini
kita mensintesis asam oksalt dengan bahan utamanya gula pasir. Asam oksaltamerupakan
asam dikarbiksilat yang mempunyai berat molekul rendah, berwujud padat dan
berwarna putih dan mempuntai titik leleh187oC. Serta bentuk Kristal
Putih granit, asam oksalat akan mengurai menjadi asam formiat dan karboksida
jika dipanaskan pada suhu diatas 175oC.
Pada percobaan
pembuatan asam oksalat bertujuan untuk mengetahu cara-cara pembuatan asam
oksalat, memahapi oksidator kuat dan mengetahui sifat-sifat asam oksalat dan
keguanaannya dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan.
Mula-mula diukur 260 ml
HNO3 65% dan ditimbang 50 gram glukosa lalu dicampurkan ke dalam labu sambil di
aduk. Tujuan nya dalam pengadukan ini untuk pelarutan glukosa dengan 260 ml HNO3,
dan mendapatkan hasil larutan tercampur dan larutan berwarna putih keruh. Kemudian
campuran larutan tersebut dipanaskan. Tujuannya pemanasan larutannya ini untuk
supaya gas NO2 timbul dan mendapatkan hasil dari pemanasan nya terjadinya
perubahan warna sedikit kuning dan padatan glukosa larut.
Kemudian Ketika gas
sudah keluar dilakukan pengadukan selama 1 jam dan masih dipanaskan, pan
warrnanya campuran antara glukosa dan HNO3 sedikit orange keruh. Kemudian dipanaskan
lebih lanjut lagi, mendapatkan hasil dari pemanasan lebih lanjut warna
larutannya menjadi sedikit kuning, muncul gelembung-gelembung dan gas berwarna
coklat.
Kemudian hotplate
dimatika Ketika gas sudah tidak ada lagi pada larutan , pada tahap ini mendapatkan
hasilnya terdapat endapan berwarna kuning. Kemudian tahap selanjutnya
didinginkan di dalam air es kemudian larutan disaring , Larutan dikerumgkan dan
mendapatkan 2 produk yang berbeda yaitu asam oksalat murni di bagian kiri dan
produk samping dimurnikan dibagian kanan.
IX. Kesimpulan
Kesimpulan dari
prktikum ini adalah sebagai berikut :
a) Pembuatan asam
oksalat dapat dilakukan dengan zat organik (gula) yang memiliki berat molekul
besar dengan oksidator HNO3 pekat
b) Pada sintesis asam
oksalat ini terjadi reaksi oksidasi dengan menggunakan oksidator kuat berupa
asam nitrat pekat yang mempunyai fungsi memecahkan molekul gula sehingga
terbentuk Kristal asam oksalat berwarna putih.
X. Daftar Pustaka
Coniwanti, P. dkk. 2008. PEMANFAATAN LIMBAH SABUT KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN ASAM OKSALAT DENGAN REAKSI OKSIDASI ASAM NITRAT. Jurnal Teknik Kimia, No. 4, Vol. 15, Desember 2008.
Dewati.R.2010. KINETIKA REAKSI PEMBUATAN ASAM OKSALAT DARI SABUT SIWALAN DENGAN OKSIDATOR H2O2. Jurnal Penelitian Ilmu Teknik Vol. 10, No.1 Juni 2010 : 29- 37.
Mardina. P. dkk. 2013. PEMBUATAN ASAM OKSALAT DARI SEKAM PADI DENGAN HIDROLISIS BERKATALISATOR NaOH DAN Ca(OH)2. JBAT Vol 2 No 2(2013)7-13.
Rocmadi. 2003. PEMBUATAN ASAM OKSALAT DENGAN OKSIDASI PLASTIK POLYVYNIL CHLORIDE (PVC) PADA SUHU DAN TEKANAN TINGGI. MEDIA TEKNIK NO. 2 TAHUN XXV Edisi Mei 2003.
TIM KIMIA ORGANIK II. 2020. Penuntun praktikum kimia organic III. Jambi : Universitas Jambi.
PERMASALAHAN
- Pada percobaan pembuatan
asam oksalat, apa fungsi dipanaskan
padahal yang harus didapatkan hasilnya kristal berwarna putih.
- Jika kita tidak melakukan proses
rekristalisasi apakah mungkin kita mendapatkan senyawa murni dalam
pembuatan asam oksalat ?
- Apa fungsi dilakukannya pendinginan dan
pengadukan pada akhir pembuatan asam oksalat ?

Saya Lutfi Praidha dengan NIM A1C118015 akan menjawb oertanyaan nomor 3. Fungsi pendinginn dan oengadukan yaitu adalah supaya larutan yanh diaduk dapat tercampur dengan baik kemudian didinginkan untuk membuat larutan tersebut jenuh dan nantinya akan mendapatkan endapan lalu dihasilkan kristal asam oksalat saat di saring dan dikeringkan
BalasHapusSaya Jony Erwin (098) akan menjawab permasalahan no 2 yaitu tidak karena rekristalisasi merupakan metode pemurnian kristal dari zat pengotor-pengotornya
BalasHapusSaya Bella Veronica (095) mencoba menjawab pertanyaan no.1 fungsi dilakukannya pemanasan disini adalah untuk menjalankan proses reaksi sehingga nanti dapat lanjut ke tahap selanjutnya dan didapatkan kristal asam oksalat.
BalasHapus